Well, hari ini saya pergi les setelah sekian lama ga datang les. Tujianku buat pergi les itu cuman dua, pertama mau ketemu Kevin soalnya saya sudah sangat merindukannya dan kedua mau ketemu kak Aswar karena mau copy drama love story in harvard. Awalnya saat ditempat les saya duduk ditempat biasa dekat kelas kevin, beberapa menit duduk disana saya melihat temannya datang dan sekitar beberapa menit kemudian kevin datang dengan kakaknya. Jangan tanya bagaimana perasaanku saat itu karena sudah jelas saya sangat sangat sangat sangat senang. Setelah lama tidak bertemu dia makin tampan agak gondrong, potongan rambutnya sudah dia ubah dan saya sangat senang melihat rambut barunya. Segala cara 'kuhalalkan' untuk bisa melihat kevin lebih lama lagi entah itu ngikutin dia ke WC sampai pada akhirnya menunggu dia pulang di dekat kelasnya. Seperti biasanya dia tanpa ekspresi, tetapi tetap tampan. Dia hebat bisa membuat saya gila begini, saya tidak pernah merasakan seperti ini sebelumnya. Bahagia itu saat melihatnya datang dan sedih itu ketika melihat dia pergi. Begitulah perasaanku saat bertemu dan berpisah dengan dia. Hari ini saya harus bisa menerima kenyataan bahwa hanya tersisa satu kali pertemuan dan saya tidak bisa memastikan dia datang apa tidak pada hari terakhirnya les karena minggu depan dia sudah Ujian Nasional. Tidak tidak tidak, ini seperti mimpi buruk untuk saya. Saya tidak pernah mengira bahwa secepat ini akan berpisah dengan dia. Saya belum siap untuk segalanya. Belum ada kenangan diantara 'kami' yang ada hanya kenangan 'dia'. Saya belum sempat berkenalan dengan dia. Saya belum sempat mengetahui nomor hpnya dan smsan dengannya. Saya belum sempat melihatnya tersenyum kepada saya sebagai tanda perpisahan. Dan saya belum tau isi hati dia... Kevin.
Tuhan apakah ini tandanya bahwa kau tidak merestuiku dengan Kevin ? Aku tidak ingin menyianyiakan waktuku hanya untuk menunggunya tapi apa dayaku ? salahkan hati ini tuhan...
Dan seharusnya saya sudah menyadari dari awal bahwa akhir dari ceritaku dengannya hanya sakit dan kenangan. Sakit yang membuatku menutup hati untuk orang lain karena saya masih yakin bahwa akan ada cerita antara aku dan dia. Kenangan yang membuat saya menutup mata dengan apa yang ada dihadapan saya karena masih terbayang - bayang oleh dirimu.
Kevin harusnya kamu sudah tau semuanya..
Tau bahwa aku menyukaimu..
Jangan membuatku seperti orang tolol begini :(
Dan kamu juga seharusnya tau bahwa bukan aku yang seharusnya memulai tetapi kamu.
Apa dayaku kevin ? aku hanya cewek yang tidak ada apa-apanya dibandingkan dirimu.
Semoga suatu saat nanti kita akan bertemu, perasanmu terhadapku berubah dan kamu lebih berani lagi untuk menghadapiku.
I still waiting for you Kevin J. :)
Love,
Echa




